Sektor Manufaktur Banyak yang Menerapkan Konsep MSP Business
jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan di sektor manufaktur merupakan yang paling banyak menerapkan konsep Managed Services Provider (MSP) Business.
COO PT Global Asia Sinergi Sim Bong mengatakan meski konsep MSP Business tersebut bisa membantu perusahaan dalam memangkas cost operasional, namun sayangnya hanya segelintir korporasi yang mengimplementasikan konsep tersebut.
"Padahal semua perusahaan dapat memanfaatkannya untuk mencapai efektivitas dan efisiensi yang lebih optimal," ujar Sim dalam keterangannya.
Berdasarkan data yang dimiliki manajemen GAS hanya perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur yang tergerak mengoptimalkan kinerjanya melalui pemanfaatan MSP.
Otomasi proses bisnis bagi kalangan pengusaha, baik kecil maupun besar akan menjadi faktor penentu perusahaan bersaing dalam jangka panjang.
Global Asia Sinergi berusaha memberikan solusi aplikasi yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh perusahaan yang ada di Indonesia.
Menurutnya, minimnya perusahaan yang menerapkan konsep MSP Business ini dikarenakan belum kuatnya kepercayaan dari para pelaku bisnis di dalam negeri terhadap kemajuan industri teknologi.
"Sebenernya kepercayaan pebisnis secara profesional belum kuat atas pentingnya MSP bagi usahanya dan masih tertinggal dari negara lain secara mindset, tapi kami yakin dengan tren otomasi dan digitalisasi akan menjadi suatu hal yang positif ke depan bagi okupansi layanan Global Asia Sinergi," imbuh Sim.
Perusahaan di sektor manufaktur merupakan yang paling banyak menerapkan konsep Managed Services Provider (MSP) Business.
- Tembus Fortune Southeast Asia 500, Pertamina Jadi Simbol Motor Ekonomi Nasional
- Tahanan Cornell
- Persatuan Indonesia Hadirkan Ruang Belajar dan Pelatihan Gratis untuk Anak Muda
- Bea Cukai Malang Terbitkan NPPBKC untuk Pabrik Hasil Tembakau di Sumberpucung
- Inspirasi dari Penajam, Dimas Hajar Sukses Kelola Toko Material hingga Jadi Kreator
- Ganesha Business Festival 2026, Wadah Kreasi dan Inovasi Mahasiswa SBM ITB
JPNN.com




