Sel Asli untuk Kelabui Petugas Sidak

Sel Asli untuk Kelabui Petugas Sidak
Ruang sel (asli) Arthalita Suryani, di Rutan Pondok Bambu, Jakarta, Senin (11/1). Foto: Agung Putu Iskandar/Jawa Pos.
Darmawati yang terlihat lebih tegar justru membela Ayin. Dia meminta agar para wartawan berhenti memberitakan mereka. "Jangan dibesar-besarkan. Kami di sini terzalimi. Siapa pun tidak ada yang ingin masuk penjara. Kami di sini seperti burung yang patah sayapnya," kata penyuap Abdul Hadi Djamal, anggota DPR, untuk memuluskan proyeknya tersebut.

Penampilan Darmawati kemarin sangat menarik. Lengkap dengan lipstik dan rambut yang terawat. Dia mengenakan kemeja paduan garis-garis merah marun dan kuning. Celana jins Darmawati pun gaul, yakni celana pensil, celana jins yang di ujungnya dibuat mengecil. Model baru yang sedang ngetren di kalangan remaja.

Setelah mukanya sembap menangis saat pagi, sorenya Jawa Pos mengunjungi Darmawati lagi. Ketika ditemui, dia sedang duduk di sebuah ruangan rutan bersama seorang tahanan. Saat ditemui, Darmawati sempat tersenyum kepada Jawa Pos. "Ini apa lagi? Mau bilang kalau Darmawati sekarang sedang santai dan senyum-senyum. Nanti saya terkenal lagi," ujarnya. (*/iro)

Meringkuk dalam sel tidak berarti Artalyta Suryani tak bisa menikmati kebebasan dan kenyamanan. Penyuap jaksa Urip Tri Gunawan dengan duit USD 660


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News