Selalu Matikan Lawan, Dijuluki 'Homicide'

Selalu Matikan Lawan, Dijuluki 'Homicide'
BINTANG - Corey Williams (kiri) bersama Hannibal, MC legendaris streetball dalam ajang EBC di New York, 12 Juli lalu. Foto: Benjamin Norman for Corey Williams.
Bintang basket kelas dunia tidak harus bermain di NBA. Corey "Homicide" Williams, bintang utama Development Basketball League (DBL) World Camp 2010 di Surabaya Agustus nanti, adalah buktinya. Berikut kisahnya.

NAMA saya Corey 'Homicide' Williams. Saya lahir dan dibesarkan di Bronx, New York. Beberapa orang menyebut saya sebagai Raja New York. Setelah kuliah, saya mengejar pengakuan dan kredibilitas di jalanan New York. Rata-rata saya antara 30 sampai 40 poin di setiap turnamen di New York. Setiap orang yang mencoba menghadang saya selalu kalah. Itulah asal muasal sebutan "Homicide." Karena saya selalu menghancurkan lawan-lawan saya.

Penjelasan singkat itu disampaikan langsung oleh Corey Williams, dalam wawancara dengan ElevationMag, salah satu media streetball top. Dalam wawancara yang sama, dia menegaskan lagi julukan "seram"-nya: Homicide alias 187, alias pembunuhan.

"Saya mendapatkan nama itu karena permainan saya yang agresif, karena saya selalu menyerang dan mematikan lawan-lawan di depan saya. Titik," tandasnya.

Bintang basket kelas dunia tidak harus bermain di NBA. Corey "Homicide" Williams, bintang utama Development Basketball League (DBL) World

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News