JPNN.com

Semoga Gregoria dan Fitriani Tahan Banting di BWC 2019

Senin, 19 Agustus 2019 – 07:37 WIB Semoga Gregoria dan Fitriani Tahan Banting di BWC 2019 - JPNN.com

jpnn.com, BASEL - Pelatih tunggal putri pelatnas PBSI Minarti Timur meminta dua tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani untuk lebih fokus dan tahan banting di BWF World Championships atau BWC 2019 yang dimulai hari ini (Senin, 19/8) di Basel, Swiss.

Sejak babak awal, Gregoria dan Fitriani akan menghadapi lawan yang tak mudah. Di babak pertama (64 Besar), Fitriani akan berhadapan dengan Yvonne Li (Jerman). Jika bisa menang, Fitriani langsung ditantang unggulan dua, Tai Tzu Ying (Taiwan).

Sementara Gregoria, setelah mendapat bye di babak pertama, dia kemungkinan akan berhadapan dengan Busanan Ongbamrungphan (Thailand). Sebelumnya Busanan harus melawan Chloe Birch (Inggris) di babak pertama.

Dengan Busanan, catatan pertemuan Gregoria sementara ini tertinggal 1-2. Namun, Gregoria punya peluang menang, dengan keunggulan di pertemuan terakhir mereka. Pada Korea Open 2017, Gregoria menang 13-21, 21-9, 21-15 dari Busanan.

Jika bisa lepas dari hadangan Busanan, Gregoria akan ditantang Ratchanok Intanon (Thailand).

“Peluang tetap ada. Kalau lihat dari draw bisa untuk Gregoria ke 16 besar, tapi habis itu ketemu Ratchanok. Dengan Ratchanok sudah lima kali kalah. Ratchanok menurut saya sudah matang dan bolanya nyusahin. Untuk tunggal putri menurut saya yang bolanya menyusahkan itu Ratchanok dan Tai Tzu Ying. Berapa kali bola-bola mereka susah untuk pemain Indonesia. Cuma tidak menutup kemungkinan untuk bisa menang. Peluang menang masih ada, 40:60. Kalau mau menang lawan mereka itu harus benar-benar tahan dan siap, harus benar-benar fokus,” kata Minarti seperti dikutip dari Badminton Indonesia.

BACA JUGA: Momota, CTC dan Antonsen Punya Target Sama di BWC 2019

“Untuk Fitriani, redraw kemarin cukup mengagetkan. Tapi mau tidak mau siapa pun lawan yang dihadapi ya harus siap. Dari pikiran, mental semua harus dipersiapkan. Harus mau maksain di lapangan,” sambung Minarti.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...