Rabu, 14 November 2018 – 09:32 WIB

Semoga Perpisahan Owi / Butet Berakhir dengan Indah

Jumat, 26 Oktober 2018 – 15:52 WIB
Semoga Perpisahan Owi / Butet Berakhir dengan Indah - JPNN.COM

jpnn.com, PARIS - French Open tahun ini adalah yang terakhir buat ganda campuran legenda dunia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir alias Owi / Butet. Ya, ini tahun terakhir buat karier Butet.

Kabar tersebut sebenarnya sudah disuarakan Butet-sapaan Liliyana-khususnya, setelah mendulang perunggu di Asian Games 2018. “Mungkin ini tahun terakhir saya, kami selesaikan sampai akhir tahun ini,” terang Butet saat itu.

Keputusan Butet yang kini sudah memasuki usia ke-33 tahun juga sudah didengar pengurus di PP PBSI. Susy Susanti, Kabidbinpres PP PBSI membenarkan permintaan Butet tersebut. “Dia masih solid untuk pensiun akhir tahun ini,” terang legenda tunggal putri Indonesia tersebut.

Meskipun demikian, PP PBSI sudah menyiapkan pengganti bagi Butet yang akan dipasangkan bareng Owi. Sebelumnya, Winny Oktavina Kandow dijadwalkan tampil di Taiwan Terbuka bersama Owi.

Tetapi, rencana tersebut batal lantaran Owi harus menyelesaikan administrasi untuk tur Eropa. Lalu, tim pelatih sudah menyiapkan Della Destiara Haris, salah satu penggawa ganda putri Indonesia untuk tampil dengan Owi di Hongkong Open 13-18 November mendatang.

Della dipilih lantaran pengalaman dan ranking dia yang masih kompetitif bila bersama Owi. “Selain itu keduanya juga sama-sama matang, tinggal cari chemistry saja,” sebut Richard Mainaky, pelatih ganda campuran pelatnas. 

Sementara itu, Fuzhou China Open, pada 6-11 November mendatang akan menjadi turnamen pemungkas bagi Owi/Butet. Tetapi dia masih punya kans untuk tampil di BWF World Tour Finals pada 12-16 Desember mendatang.

Dengan catatan, mereka mampu tampil maksimal di dua turnamen terakhir, French Open dan Fuzhou China Open. Itu terkait peringkat mereka. “Jadi kalau masuk BWF Finals agak mundur perpisahannya, karena itu turnamen mandatory,” terang Susy.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar