Sempat Rugi Miliaran, Couplepreneur Ini Buktikan Bisnisnya Bisa Melantai di Bursa

Sempat Rugi Miliaran, Couplepreneur Ini Buktikan Bisnisnya Bisa Melantai di Bursa
Pengusaha Yeni Isnawati bersama suami, Nanang Suherman dan ketujuh anak mereka. Foto: dok. pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Perjalanan bisnis pasangan Nanang Suherman dan Yeni Isnawati menginspirasi banyak orang. Dari modal minus dan kerugian bisnis sebelumnya, berkembang menjadi holding company.

Yeni memulai bisnis sejak masih berpacaran dengan Nanang. Kala itu, dia masih bekerja sebagai trainer di salah satu BUMN sambil mengerjakan skripsi tugas akhir.

Menurut Yeni, tidak hanya sekali atau dua kali mereka mengalami kegagalan dalam berbisnis. Mulai dari usaha besi tua hingga bisnis produksi penggilingan biji plastik.

"Saat suami berbisnis besi tua saya merapikan catatan usaha, rekap nota pembelian dan penjualan, sampai nombok modal dari gaji saya," kenang Yeni, Selasa (13/2).

Kesalahan dalam pengelolaan sistem bisnis menyebabkan kerugian besar, yang akhirnya mengakibatkan akumulasi utang hingga miliaran rupiah.

Yeni mengatakan proses produksi terhambat akibat pengurangan bahan baku yang tidak terkontrol, sehingga modal habis terkuras. 

Kondisi finansial yang memburuk membuat mereka harus tinggal di kos-kosan sempit. Padahal, Yeni baru saja melahirkan anak pertama.

Setelah mengalami kebangkrutan dalam bisnis sebelumnya, mereka membuka bisnis kuliner dengan sisa modal di daerah Karangploso, Malang. 

Sempat merugi miliaran, couplepreneur Nanang Suherman dan Yeni Isnawati buktikan bisnis mereka bisa melantai di bursa.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News