Senin dan Jumat, Terapkan Ganjil-Genap

Senin dan Jumat, Terapkan Ganjil-Genap
Senin dan Jumat, Terapkan Ganjil-Genap

UPAYA mengurai kemacetan yang teramat parah terus dilakukan. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berencana melakukan pembatasan mobil dengan sistem ganjil-genap setiap hari Senin dan Jumat.

”Untuk tahap uji coba tidak setiap hari. Kami uji cobakan setiap Senin dan Jumat saja dulu,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Royke Lumowa, kepada wartawan, Selasa (21/6) siang.

Disampaikannya, pemilihan waktu pada Senin dan Jumat karena dinilai sebagai puncak jam kesibukan. ”Pada Senin dan Jumat itu durasi kemacetan lebih lama, jadi cukup efektif jika uji coba diterapkan di kedua hari itu,” lontarnya

Dijelaskannya lagi, waktu kemacetan pada Senin pagi dimulai pukul 06.30 hingga pukul 10.00. Sedang pada hari Selasa, Rabu dan Kamis kemacetan baru terjadi mulai pukul 07.00 hingga pukul 09.30.

”Nah untuk hari Jumat kemacetan biasanya terjadi mulai pukul 16.00 hingga pukul 21.30,”tukasnya. Diurainya, setiap Senin pagi di luar libur nasional, masyarakat disibukkan dengan aktivitas untuk memulai pekerjaannya di hari pertama. ”Pekerja di Jakarta yang umumnya tinggal di kawasan perbatasan, berdesakan mengejar jam sibuk untuk berangkat kerja. Sehingga kemacetan ini bisa terjadi mulai dari pinggiran Jakarta hingga masuk ke dalam kota Jakarta,” urainya.

Ia melanjutkan, kemacetan ini juga akan dirasakan di ruas tol dalam kota meskipun sudah tidak ada lagi truk yang masuk ruas tol dalam kota pada jam kerja. Namun, para pekerja dari luar kota itu memburu jalan tol agar terhindar dari aturan 3 in 1.

”Kalau Jumat, kepadatan di jalan pada sore hari karena orang mau berakhir pekan atau para pekerja yang kembali ke rumah. Ini macetnya lebih lama dan kepadatan juga terjadi mulai dari dalam kotan hingga perbatasan Jakarta,” pungkasnya.

Pengawasan Ganjil Genap Didukung Sistem Elektronik. Sementara, pengawasan pelaksanaan sistem ganjil genap disarankan mengunakan sistem elektronik yang memang sudah terbukti sukses dipraktikkan di sejumlah kota di Eropa dan Tiongkok. ”Caranya meletakan chip di dalam mobil, dimana chip ini akan terdeteksi alat sensor yang diletakkan di sejumlah titik yang berada di jalur berlakunya sistem ganjil genap,” ujar Royke.

UPAYA mengurai kemacetan yang teramat parah terus dilakukan. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berencana melakukan pembatasan mobil dengan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News