Senyum Penuh Arti dari Dokter Terawan Saat Ditanya Soal Penolakan IDI

Senyum Penuh Arti dari Dokter Terawan Saat Ditanya Soal Penolakan IDI
Menkes Terawan Agus Putranto. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Dokter Terawan Agus Putranto enggan mengomentari lebih jauh soal sikap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menolak dia menjadi Menteri Kesehatan di Kabinet Indonesia Maju.

Ditemui usai sidang kabinet perdana di Istana Kepresidenan Jakarta, mantan kepala RSPAD Gatot Subroto itu hanya menjawab sambil tersenyum.

"Enggak berkomentar apa-apa saya," jawab Terawan pada Kamis (24/10).

Meski begitu, Dokter Terawan memastikan akan tetap menjalin komunikasi dengan IDI. Hanya saja perlu mencari waktu yang tepat di tengah banyaknya prioritas yang harus dikerjakan di awal jabatannya sebagai menteri.

"Pasti komunikasi (dengan IDI), hanya waktunya. Kan banyak prioritas pekerjaan yang lebih harus kami kedepankan, mengingat masalah kesehatan kami harus bergerak cepat untuk mengeksekusinya," tutur Pakar Cuci Otak itu.

Sebelum dilantik jadi menteri dan pensiun dari militer, dr Terawan telah mendapat kenaikan pangkat dari jenderal bintang dua ke bintang tiga. Terkait kenaikan pangkatnya tersebut, Terawan mengaku senang.

"Ya seneng bahagia, namanya naik pangkat dan saya sudah mengakhiri masa dinas aktif saya. Pensiun tertanggal sejak dilantik menjadi menkes," jelasnya.

Terawan mendapat kenaikan pangkat dari Mayor Jenderal (Mayjen) TNI menjadi Letnan Jenderal (Letjen). Penghargaan tersebut diperolehnya sebelum dilantik menjadi menkes oleh Presiden Jokowi, di Istana Negara pada Rabu (23/10).

Ikatan Dokter Indonesia atau IDI menolak penetapan Dokter Terawan sebagai menkes di Kabinet Indonesia Maju.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News