Sepakati Zona Bebas Nuklir ASEAN

Sepakati Zona Bebas Nuklir ASEAN
Sepakati Zona Bebas Nuklir ASEAN
ASEAN memang menginginkan kelima negara tersebut mendukung protokol zona bebas senjata nuklir (SEANWFZ) tersebut. "Nantinya, negara-negara yang memiliki senjata nuklir akan mengaksesi (ikut menyetujui) traktat itu," ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Keamanan Internasional dan Pelucutan Senjata Kemenlu Febrian Alphyanto Ruddyard menuturkan, kesepakatan tersebut masih perlu ditindaklanjuti. Termasuk ditandatangani para pemimpin negara pemilik senjata nuklir. "Tidak bisa selesai sampai disetujui negara-negara pemilik senjata nuklir dan anggota ASEAN," katanya.

Sementara itu, sebagai tuan rumah, Indonesia berusaha memastikan persiapan KTT ASEAN, ASEAN+, dan East Asia Summit, benar-benar matang. Tidak tanggung-tanggung, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono ikut meninjau langsung lokasi KTT yang dipusatkan di BNDCC.

Wapres lebih dulu meninjau lokasi KTT, termasuk media center yang sempat dikeluhkan saat penyelenggaraan KTT ASEAN di Jakarta Convention Center (JCC), Mei lalu. Peninjauan kemudian dilanjutkan usai menjemput Presiden SBY di Bandara Ngurah Rai yang baru tiba dari Honolulu untuk menghadiri KTT APEC. Selain BNDCC, juga ditinjau Bali International Convention Center (BICC). SBY juga sempat melakukan gladi bersih penyambutan kepala negara peserta KTT.

NUSA DUA--Pertemuan puncak KTT ASEAN ke-19 baru akan berlangsung mulai besok hingga 19 November mendatang. Namun sejumlah pembahasan sudah dilakukan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News