Separuh Guru di Muna Tak Layak Mengajar

Separuh Guru di Muna Tak Layak Mengajar
Separuh Guru di Muna Tak Layak Mengajar
JAKARTA - Ini kritikan bagi penyelenggara pendidikan dasar di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Berdasarkan temuan CRC (Citizen Report Card) atau Laporan Penilaian Masyarakat (LPM) yang dilakukan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Yayasan Kritik, mutu pendidikan di Muna sangat rendah.

Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW, Febri Hendri mengatakan penyebab rendahnya tingkat pendidikan di Muna karena banyaknya guru yang dianggap tidak layak mengajar. Selain itu, mutu sarana dan prasarana, dan tata kelola yang belum transparan, partisipatif dan akuntabel juga memperburuk kondisi pendidikan.

"Rendahnya mutu pendidikan di Kabupaten Muna terlihat dari banyaknya guru yang tidak layak mengajar 68,92 persen ,mutu sarana dan prasarana yang buruk 46 persen (rusak berat dan ringan)," kata Febri Hendri saat dihubungi dari Jakarta, Senin (28/11).

Survei LPM ini dilakukan pada bulan Juni sampai Oktober 2011 di 23 Kecamatan di Muna yang melibatkan 1000 responden. Riset ini juga didukung United States Agency for International Development (USAID).

JAKARTA - Ini kritikan bagi penyelenggara pendidikan dasar di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Berdasarkan temuan CRC (Citizen Report

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News