Sepenggal Cerita Mobil Dinas Letjen Ahmad Yani Korban G30S/PKI

Sepenggal Cerita Mobil Dinas Letjen Ahmad Yani Korban G30S/PKI
Oldsmobile 98, kendaraan dinas Letjen TNI (Anumerta) Ahmad Yani terparkir di lingkungan Museum Pengkhianatan G-30S/PKI, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (30/9). Foto: ANTARA/Andi Firdaus

jpnn.com, JAKARTA - Kendaraan Oldsmobile 98 terparkir di sisi barat Museum Pengkhianatan PKI di Lubang Buaya.

Pria berkemeja biru dengan bordir Paspampres di dada kiri tampak serius mengamati mobil dari pabrikan General Motors Amerika Serikat itu pada Rabu (30/9) siang.

Dari berbagai benda peninggalan sejarah pemberontakan G-30S/PKI di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, perhatian si pria hanya tertuju pada kendaraan usang berkelir hitam yang digunakan Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani.

Kendaraan empat pintu Oldsmobile 98 yang diperkirakan diproduksi pada kurun 1963.

"Mobil jadul Eropa tuh sampai sekarang tetap terlihat berkelas banget ya. Body-nya juga tebal. Ini pasti antipeluru juga," ujarnya sambil mengetuk-ngetuk panel penutup mesin mobil berdimensi lebar itu.

Pria itu menyampaikan maksud kehadirannya untuk meninjau persiapan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dipimpin Presiden Joko Widodo pada Kamis (1/10).

Literasi sejarah Monumen Pancasila Sakti menginformasikan bahwa mobil itu digunakan oleh Ahmad Yani saat menjabat Panglima Angkatan Darat (Pangad).

Ketika itu Yani juga merangkap sebagai Kepala Staf Komando Tertinggi (KOTI) pada Februari 1965 sampai gugurnya di usia 43 tahun.

Oldsmobile 98, mobil dinas Letjen (Anumerta) Ahmad Yani merupakan kendaraan paling canggih di zamannya dari pabrikan General Motors Amerika.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News