Seprei Hello Kitty Berlumuran Darah Melingkar di Leher Chika

Seprei Hello Kitty Berlumuran Darah Melingkar di Leher Chika
Tim Inafis Polresta Palembang dan Polsek Sukarami melakukan olah TKP dalam salon Kiki di Jl Maskarebet Raya, dekat Taman Indah Maskarebet. Foto: Irwamsyah/Sumeks

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsekta Sukarami Iptu Marwan mendampingi Aiptu Karsono dari Inafis Satreskrim Polresta Palembang mengambil sampel darah di lantai, tubuh korban. Juga dari tabung gas elpiji 3 kg di belakang etalase kasir, dan sidik jari korban.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, anggota telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk keperluan visum.

"Dilihat dari kondisinya, 90 persen korban meninggal karena dianiaya. Pelaku dan motif masih diselidiki," tegasnya didampingi Kapolsek Sukarami, Kompol Rivanda.

Dari laci etalase, ditemukan handphone putih milik korban. Lalu ada uang Rp3 juta dalam tas di kamar tengah. Polisi menyita kain yang melilit kepala korban, tabung LPG 3 kg, dan kasur.

“Beberapa saksi kami bawa untuk dimintai keterangan terkait kasus ini," ujarnya.

Untuk barang-barang yang ditemukan dari dalam salon, seperti handphone dan uang akan diklarifikasi milik siapa. Mengenai informasi malam sebelum kejadian, korban sempat ribut di telepon dengan perempuan yang diduga pacar pelaku, Yon mengaku belum tahu.

”Nanti akan kami klarifikasi dengan pemilik salon (saksi Kiki, red),” pungkasnya.(wly/air)


Pegawai salon Kiki, Badek alias Chika, 25, warga Tanjung Raja, Ogan Ilir, ditemukan tewas terlentang bersimbah darah di dalam salon tersebut.


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News