Sepucuk Surat untuk Jero Wacik...

Sepucuk Surat untuk Jero Wacik...
Sepucuk Surat untuk Jero Wacik...
Perusahaannya tak sanggup mengikuti aturan Permen ESDM tersebut. Mereka pun tak mendapat upah maupun pesangon terakhir saat perusahaan itu tutup.

“Perusahaan tutup kan bukan karena tidak mampu membayar kami, tapi karena tidak bisa mengikuti aturan itu. Sejak aturan itu berlaku perusahaan kami yang mengelola nikel tidak bisa ekspor jadi perusahaan tidak ada pemasukan, sehingga saat ditutup pun kami tidak dapat pesangon,” kata Rudianto saat berbincang dengan JPNN, Selasa (24/7).

Kini Rudianto dan teman-temannya belum mendapat pekerjaan pengganti untuk menghidupi keluarga mereka. Bapak dua anak asal Palu ini terpaksa menganggur sembari mencari pekerjaan baru. Ia telah menulis surat ini  tiga hari lalu dan telah dikirimkan ke alamat Kementerian ESDM, khusus untuk Jero Wacik. Entah surat itu telah berada di tangan Jero Wacik atau tidak sama sekali.

“Saya berharap Jero Wacik berhenti atas kebohongannya yang menyebut bahwa aturan itu tidak berdampak. Dampaknya kami, teman-teman dan saya yang sudah kehilangan pekerjaan karena aturann yang dia buat,” tutur Rudianto. (flo/jpnn)


Berikut isi surat Rudianto untuk sang Menteri ESDM 


JAKARTA — Rudianto, mantan pekerja di PT Integra, Konawe, Kendari Sulawesi Tenggara menumpahkan isi hatinya kepada Menteri Energi dan Sumber


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News