Sering Diintimidasi, Driver Angkutan Online Desak Hapus Zona Merah

Sering Diintimidasi, Driver Angkutan Online Desak Hapus Zona Merah
Ribuan driver online berkumpul di halaman kantor DPRD Sumsel sebagai aksi solidaritas atas dibunuhnya driver Go-Car, Edwar Limba (35) Warga Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (23/8). FOTO:KRIS SAMIAJI/SUMATERA EKSPRES

jpnn.com, PALEMBANG - Ribuan driver angkutan online menggelar aksi solidaritas di halaman Kantor DPRD Sumatera Selatan, Rabu kemarin.

Mereka menuntut dua hal terkait kasus pembunuhan terhadap driver Go-Car, Edward Limba, 35, warga Jalan Kedukan, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Sumsel.

Pertama menuntut pengusutan kasus pembunuhan secara tuntas. Kedua, meminta aparat menindak tegas aksi sweeping dan anarkis, serta meminta Kapolda Sumsel menjamin keamanan driver online di Palembang.

Apalagi sesuai Permenhub 26/2017, angkutan online sudah dilegalkan.

Koordinator Aksi Paguyuban Driver Online Palembang, Yoyon SP mengatakan, kejadian ini membuat para driver online menjadi resah, dan tidak aman.

Terungkap! Order Rohman Tiga Kali Ditolak Driver Lain

Ribuan Driver Angkutan Online Antar Jenazah Limba ke Pemakaman

Sebelum Pergi, Cantika Sempat Minta Suapi Papanya

Ribuan driver angkutan online menggelar aksi solidaritas di halaman Kantor DPRD Sumatera Selatan, Rabu kemarin.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News