JPNN.com

Sering Sakit Perut Sebelah Kiri? Jangan Disepelekan!

Rabu, 07 Agustus 2019 – 23:10 WIB Sering Sakit Perut Sebelah Kiri? Jangan Disepelekan! - JPNN.com

jpnn.com - Di area perut, terdapat beragam organ yang memiliki fungsi penting bagi kesehatan. Karena itu, Anda harus peka terhadap gejala atau keluhan apa pun yang terjadi pada perut. Salah satunya adalah sakit perut sebelah kiri. Dijelaskan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, sakit perut sebelah kiri merupakan keluhan yang cukup sering terjadi.

“Kondisi ini menyebabkan beragam keluhan, mulai dari begah, kembung, mual, hingga nyeri perut melilit. Jika Anda sering mengalaminya bahkan semakin berat, hati-hati, bisa jadi itu gejala dari suatu penyakit berat,” kata dr. Sepri.

Secara garis besar, sakit perut bagian kiri dapat dibagi menjadi dua, yaitu sakit perut atas dan sakit perut bawah. Nah, lalu penyakit apa yang ditandai dengan sakit perut bagian kiri? Berikut beberapa gangguan kesehatan yang mungkin Anda alami saat perut sebelah kiri terasa nyeri:

Peradangan saluran pencernaan
Sakit perut kiri bawah paling sering disebabkan oleh peradangan saluran pencernaan. Radang usus besar (kolitis) dapat menimbulkan gejala sakit perut sebelah kiri bawah, disertai buang air besar cair, konstipasi alias sembelit, nyeri perut ketika buang air besar, perasaan kembung terus-menerus, dan sering buang angin.

1. Penyakit ginjal
Salah satu penyakit serius yang ditandai dengan sakit perut kiri bawah adalah sakit ginjal. Deretan gangguan pada ginjal biasanya berupa batu ginjal, batu saluran kemih, dan infeksi ginjal.

"Pada kasus batu ginjal dan batu saluran kemih, penderita akan mengalami keluhan tambahan berupa nyeri pinggang, kesulitan buang air kecil, dan buang air kecil berwarna merah. Sementara itu, pada kasus infeksi ginjal, nyeri perut sebelah kiri bawah terjadi bersamaan dengan demam," ujar dr. Sepriani.

2. Hernia
Kondisi ini biasanya sering dialami kaum pria. Rasa sakit di perut sebelah kiri umumnya terjadi saat pasien batuk, dan diikuti timbulnya benjolan di sekitar pangkal paha maupun testis.

Kondisi hernia tidak selalu berbahaya. Akan tetapi, penderitanya tetap harus memeriksakan diri ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah terjadinya komplikasi.

Sumber klikdokter

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...