Serunya Bukber di Kunming

Serunya Bukber di Kunming
Dahlan Iskan.

Yang seru adalah habis salat maghrib: semua turun ke lantai satu. Ke restoran itu. Berbuka bersama.

Seperti pesta makan malam. Khas Tiongkok. Riuh dengan omongan keras Mandarin. Dan panggilan-panggilan. Dan benturan piring. Dan mangkok.

Saya hitung: ada 16 meja bundar. Dilingkari kursi. Penuh semua. Tiap meja diisi 10 orang. Campuran laki-laki bertopi haji dan wanita berjilbab. Saya hitung: menunya 13 macam.

Di tengah meja masing-masing. Mulai dari sop, iris daging, tahu, mie, sayur, nasi putih….?Inilah buka puasa yang paling seru. Sepanjang perjalanan saya. Sepanjang umur saya. Sepanjang yang saya tahu. Di Kunming ini.

Di Tiongkok yang makan babi makannya seru. Yang main mahyong mainnya seru. Yang cari uang cari uangnya seru. Yang puasa, buka puasanya juga seru.(***)

 


Saya tahu: tidak mudah cari tiket pulang. Dari Amerikanya sih mudah. Tapi setelah tiba di Asia akan sulit cari sambungan ke Indonesia.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News