Simak! Curhatan Kasatreskrim yang Digunduli Anak Buah Sendiri

Simak! Curhatan Kasatreskrim yang Digunduli Anak Buah Sendiri
AKBP Takdir Mattanete saat digunduli anak buahnya secara bergantian. FOTO: RADAR SURABAYA

jpnn.com - SURABAYA - Sekarang, polisi gondrong yang ditakuti para panjahat Surabaya itu sudah rapi. Dia adalah Takdir Mattanete, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya yang tak lama lagi menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Karena jabatan barunya itu, Takdir harus merelakan rambut gondrongnya. 

Kemarin, di markasnya, Takdir digunduli para anak buahnya yang tak lama lagi akan ditinggalkan. Mulai Wakasatreskrim Kompol Manang Soebeti, Kanit Resmob AKP Agung Pribadi dan para penyidik secara bergiliran memotong rambut anak buahnya. Hingga akhirnya rambut polisi asal Makassar itu dirapikan oleh tukan cukur.

Takdir mengaku bahwa dirinya merasa berat saat melihat rambutnya dipotong. Dia pun curhat, rambut yang sudah dia rawat selama satu tahun itu sudah menjadi ikon bagi dirinya. 

Meski demikian, dia tetap harus ikhlas dengan tampilan cepak tersebut. Sebab hal itu harus dilakukan sesuai jabatan barunya sebagai seorang kapolres. 

“Alhamdulillah, meski hanya faktor pendukung saja, namun potong rambut ini harus saya lakukan untuk persiapan melangkah dan mengemban tugas selanjutnya (menjadi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Red),” ungkap Takdir yang hanya setahun dua bulan menjabat kasatreskrim Polres tabes Surabaya itu. 

Meski berat hati, namun Takdir mengaku tetap senang dengan kejuatan yang diberikan oleh para anggotanya. Sebab menurut dia, prosesi potong rambut merupakan izin sekaligus doa restu dari semua anggotanya terhadap tugas barunya sebagai kapolres. 

“Mereka semua mendoakan yang terbaik, saya berterima kasih kepada semua keluarga Polrestabes Surabaya,” tutur pemilik ribuan follower di instagram, twitter dan facebook ini. (yua/jay)



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News