Simak, Penjelasan Tentang Pengaruh Puasa Bagi Ibu Hamil 

Simak, Penjelasan Tentang Pengaruh Puasa Bagi Ibu Hamil 
Spesialis Kandungan dan Kebidanan Bamed Muhammad Fadli. Foto: Bamed

jpnn.com, JAKARTA - Spesialis Kandungan dan Kebidanan Bamed Muhammad Fadli menjelaskan tentang pengaruh puasa terhadap ibu hamil.

"Sebuah penelitian menunjukkan berpuasa pada saat hamil di trisemester kedua bisa menurukan risiko terkena penyakit gula pada saat kehamilan (Diabetes Gestational) dan kenaikan berat badan yang berlebihan," kata Fadli dalam diskusi virtual, Kamis (31/3).

Meski begitu, dia menganjurkan ibu hamil untuk melakukan konsultasi dengan dokter kandungan sebelum berpuasa.

Hal tersebut dinilai penting untuk dilakukan agar ibu hamil bisa memastikan keadaan dirinya dan janin dalam tubuhnya memiliki kondisi prima saat menjalankan ibadah puasa.

"Beberapa penelitian lainnya menunjukkan bahwa puasa juga tidak mengakibatkan bayi terlahir prematur ataupun bayi terlahir dengan berat badan lebih rendah dibandingkan yang tidak berpuasa," tutur Fadli.

Namun, lanjut dia, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan ibu hamil sebelum menjalani ibadah puasa.

Fadli menjelaskan ibu hamil perlu memastikan berat badan janin sesuai dengan usia kehamilan serta air ketuban yang mencukupi.

Ibu hamil juga harus mengetahui tanda-tanda seperti penurunan berat badannya dan janin, dehidrasi atau haus berlebihan, pusing, air seni berwarna kuning pekat, dan gerakan bayi dalam perut yang berkurang.

Spesialis Kandungan dan Kebidanan Bamed Muhammad Fadli menjelaskan tentang pengaruh puasa terhadap ibu hamil.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News