Sindiran Keras PSI untuk Program Rumah DP 0 Rupiah, Progresnya Disebut Nol

Sindiran Keras PSI untuk Program Rumah DP 0 Rupiah, Progresnya Disebut Nol
Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anthony Winza mengomentari hasil survei kepuasan masyarakat terhadap program rumah DP nol rupiah. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anthony Winza mengomentari hasil survei kepuasan masyarakat terhadap program rumah DP nol rupiah yang rendah.

Hal ini berdasarkan hasil jajak pendapat lembaga survei Populi Center. Tingkat masyarakat terhadap program rumah DP 0 rupiah hanya 25 persen dan paling rendah ketimbang program lainnya. 

Menurut Anthony, angka tersebut mencerminkan kekecewaan masyarakat kepada pemenuhan janji kampanye Gubernur Anies Baswedan. Padahal, program ini merupakan unggulan Gubernur Anies Baswedan saat Pilkada 2017 lalu.

“Ini kan salah satu janji utama kampanye Pak Anies apalagi waktu debat Pilgub sangat percaya diri sekali. Jadi ya hal ini harus dipenuhi dong kalau mau konsisten dengan janjinya," ujar Anthony dalam keterangannya, Minggu (13/2).

"Kalau sekarang surveinya hanya 25,7 persen masyarakat yang puas, ya karena realisasinya jauh sekali dari saat kampanye. Ada rasa kecewa pastinya,” tambah Anthony.

Anggota Komisi B ini berujar, capaian program ini masih jauh dari target. Adapun rencana pembangunan 250 ribu unit, yang baru terealisasi sebanyak 967 unit per oktober 2021.

Kenudian, bangunan dengan status baru akad sebanyak 885 unit.

Anthony menyindir bahwa program ini tak hanya memiliki nama DP 0 rupiah, tetapi kemajuannya juga kosong.

Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anthony Winza mengomentari hasil survei kepuasan masyarakat terhadap program rumah DP nol rupiah yang rendah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News