Singgung Ratusan Ribu Hektare Tanah Prabowo, Jokowi: Enggak Ada Personal

Singgung Ratusan Ribu Hektare Tanah Prabowo, Jokowi: Enggak Ada Personal
BERSALAMAN: Joko Widodo dan Prabowo Subianto bersalaman saat debat kedua kontestan Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2). Foto: Ricardo/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Joko Widodo menyatakan bahwa dirinya tidak menyerang Prabowo Subianto secara personal dalam debat kontestan Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2) malam. Capres petahana itu mengatakan, pernyataannya yang menyinggung ratusan ribu hektare tanah milik Prabowo karena semata-mata membahas kebijakan dalam reformasi agraria.

"Enggak ada, ndak ada menyerang personal. Yang namanya personal itu kalau menyangkut rumah tangga, menyangkut istri. Enggak ada personal. Itu kebijakan kok," ujar Jokowi usai debat.

Presiden Ketujuh RI itu mengaku optimistis dalam debat kali ini. Alasannya, hal yang dipaparkannya menyangkut pada substansi persoalan yang diperdebatkan. Baca juga: Bicara di Debat Capres, Jokowi Beber Ratusan Ribu Hektare Tanah Milik Prabowo

"Saya sudah menjelaskan apa yang sudah kita kerjakan, dan apa yang kurang lebih akan kita kerjakan ke depan. Saya kira jelas semuanya," pungkasnya.

Sebelumnya, Prabowo dalam debat capres menyoroti program reformasi agraria yang dicetuskan Jokowi selama empat tahun terakhir. Capres bernomor 02 itu mengkritisi program bagi-bagi sertifikat di era pemerintahan Jokowi.

Namun, Jokowi memastikan bagi-bagi sertifikat itu untuk rakyat kecil. Presiden Ketujuh RI itu mengaku tak pernah memberikan tanah kepada perusahaan besar. Berita terkait: Kuasai Lahan Ratusan Ribu Hektare, Prabowo: Daripada Jatuh ke Asing

"Saya tahu Pak Prabowo punya lahan yang besar di Kaltim 220 ribu hektar, di Aceh Tengah 120 hektar. Pembagian lahan seperti ini tidak dilakukan pada masa pemerintahan saya," kata Jokowi.(jpc/jpg)


Joko Widodo alias Jokowi menyatakan bahwa dirinya tidak menyerang Prabowo Subianto secara personal dalam debat kontestan Pilpres 2019.


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News