Soal Bandar Narkoba, DPRD DKI Minta Masukan Buwas

Soal Bandar Narkoba, DPRD DKI Minta Masukan Buwas
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA – DPRD DKI Jakarta mengundang Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso. Mereka meminta masukan Buwas, sapaan Budi Waseso, berkaitan dengan efek jera kepada bandar dan pengguna narkoba.

“DPRD mengundang Pak Buwas tuh minta masukan-masukan buat efek jera para bandar dan pengguna. Kan kadang-kadang bandar bisa mengatakan pengguna. Makanya saya minta masukan dari Pak Buwas sebagai Kepala BNN,” ucap Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Jumat (16/10).

Pras mengatakan, DPRD DKI mendukung program BNN. Jakarta, kata dia, harus menjadi contoh bagi daerah lain terkait pemberantasan narkoba. “Kalau di sini (Jakarta) ada efek jeranya pasti ke daerah lain akan ikut,” ujar politikus PDIP itu.

Sementara, Buwas menyatakan, kedatangannya ke DPRD DKI untuk memberikan masukan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepariwisataan. Salah satunya mengatur mengenai jam operasional diskotek. Untuk mencegah peredaran narkoba, DPRD mengusulkan jam operasional diskotek dibatasi hingga 00.00 WIB.

“Masukan-masukan saja dari kami, pandangan kami terhadap maraknya penyalahgunaan narkoba. Memberikan masukan-masukan kepada DPRD untuk memutuskan dalam raperda itu,” ungkap Buwas. (gil/jpnn)

 

 


JAKARTA – DPRD DKI Jakarta mengundang Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso. Mereka meminta masukan Buwas, sapaan Budi Waseso,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News