Soal Letusan Senpi Pelda Junaidi di Bandara Kuala Namu, Angkasa Pura II Beri Penjelasan Begini

Soal Letusan Senpi Pelda Junaidi di Bandara Kuala Namu, Angkasa Pura II Beri Penjelasan Begini
Situasi di Bandara Kualanamu, Jumat (31/5). Foto: Antara Sumut/Munawar

jpnn.com, JAKARTA - Plt Branch Communication Legal Angkasa Pura II Bandar Udara Internasional Kualanamu, Fajri Ramdhani, angkat bicara terkait insiden letusan senjata api di Area Terminal Domestik Kualanamu International Airport (KNIA), Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (10/9/2020).

Fajri membenarkan terjadinya letusan senjata api (senpi) tersebut. Ia mengatakan suara letusan tersebut berasal dari senpi milik anggota TNI AD, Pelda Junaidi.

“Ya, peristiwa tersebut benar adanya,” tulisnya dalam siaran tertulisnya kepada media, Kamis malam.

Ia menegaskan bahwa senjata itu meletus tanpa sengaja saat hendak check in.

Menurutnya, letusan yang membuat kaget sejumlah penumpang di area check-in counter terminal terjadi sekitar pukul 10:30 WIB.

Fajfri menjelaskan kronologi peristiwa itu berawal pada saat anggota TNI AD melakukan perjalanan menggunakan pesawat Lion Air tujuan Jakarta dengan penerbangan JT 211.

Ketika itu, pemilik senjata api melakukan pengosongan peluru terjadi letusan tanpa disengaja.

“Senpi sudah mengarah ke lantai tiba-tiba meletus. Tetapi tak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas Bandara Kuala Namu,” jelasnya.

Fajri Ramdhani, angkat bicara terkait insiden letusan senjata api di Area Terminal Domestik Kualanamu International Airport (KNIA), Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (10/9/2020).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News