Minggu, 17 Desember 2017 – 05:20 WIB

Stok Daging Sapi Jelang Natal dan Tahun Baru Dijamin Aman

Rabu, 06 Desember 2017 – 02:33 WIB
Stok Daging Sapi Jelang Natal dan Tahun Baru Dijamin Aman - JPNN.COM

Ilustrasi daging sapi. Foto: JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan dan harga daging sapi pada hari besar Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Kementerian Pertanian melalui Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) I Ketut Diarmita saat kunjungan kerja ke Bantul, DI Yogjakarta 5 Desember 2017 menyampaikan, ketersediaan (stock) daging sapi pada hari besar tersebut aman.

“Ketersediaan daging sapi/kerbau secara nasional menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 aman bahkan surplus sebanyak 17.183 ton,” ungkap I Ketut Diarmita.

“Pemerintah sebelumnya juga telah sukses dalam hal penyediaan dan stabilitas harga daging sapi pada bulan puasa Ramadan dan Lebaran Idul Fitri 2017,” katanya.

Menurut I Ketut, berdasarkan prognosa kebutuhan daging sapi bulan Desember 2017 (Natal 2017) dan Tahun Baru 2018 sebanyak 50.479 ton. Sedangkan ketersediaannya sebanyak 67.662 ton.

Ketersediaan daging tersebut berasal dari sapi lokal siap potong sebanyak 29.602 ton (setara 173.987 ekor), sapi siap potong ex-impor sebanyak 11.003 ton (setara 55.293 ekor), stok daging sapi di gudang importir 11.249 ton (data per 30 November 2017 dan stok daging kerbau di Bulog 18.808 ton (data per 30 November 2017).

I Ketut menjelaskan, rencana kedatangan daging beku sampai Desember 2017 masih ada sebanyak 16.552 ton yang berasal dari daging kerbau (Bulog) sebanyak 6.552 ton dan daging sapi (Importir) sebanyak 10.000 ton.

“Untuk mencukupi kebutuhan daging sapi, Pemerintah tetap memprioritaskan pasokan produksi dalam negeri dan melakukan pengendalian impor sesuai kebutuhan,” kata I Ketut Diarmita.

Lebih lanjut disampaikan, total impor sapi dan daging sapi tahun 2017 sebanyak 197.410 ton (32.6 % dari kebutuhan nasional) yang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan impor tahun sebelumnya yaitu sebanyak 267.827 ton (41% dari kebutuhan nasional).

SHARES
TAGS   Kementan
loading...
loading...
Komentar