Strategi Klungkung Dorong Perekonomian Lewat Nusa Penida Festival

Strategi Klungkung Dorong Perekonomian Lewat Nusa Penida Festival
Upacara Pakelem di Nusa Penida Festival 2019. Foto: Istimewa

jpnn.com, KLUNGKUNG - Nusa Penida Festival (NPF) 2019 yang diadakan di pantan Banjar Nyuh, Desa Ped, Nusa Penida, ini diharapkan dapat menarik wisatawan lokal dan mancanegera.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan, pariwisata Nusa Penida bisa berkembang pesat dengan hadirnya NPF.

“Bali tanpa Nusa Penida tidak akan meningkat dari sektor pariwisatanya,” kata Koster dalam acara pembukaan perayaan Nusa Penida Festival (NPF) 2019, baru-baru ini.

Dalam pidato pembukaannya, Koster mengungkapkan bahwa ada upaya khusus dalam penganggaran peningkatan infrastruktur Kabupaten Klungkung.

"Sebenarnya jangankan ada anggaran, dalam perencanaan saja tidak ada. Tetapi karena kecintaan saya terhadap Klungkung, saya melakukan lobying ke sejumlah Kementerian terkait, dan dapat masuk kedalam anggara 2020 oleh APBN dan APBD Bali," ungkap Koster dalam siaran tertulisnya, Rabu (9/10).

Menurut Koster, meningkatkan infrastruktur di Klungkung merupakan salah satu upaya melestarikan budaya. Nantinya, akan mendirikan pusat kebudayan di Klungkung, khususnya di Nusa Penida.

"ini adalah tempat spiritual yang sangat kuat. Jika kami bangun dengan serius dia akan menjadi magnet bagi wisatawan Mancanegara," yakin Koster.

Salah satu yang akan segera direalisaskan adalah infrastruktur laut yakni dermaga segitiga emas yang akan menghubungkan Sanur, Nusa Penida dan Nusa Lembongan. "Akan mulai berjalan 2020, saat ini sedang dalam proses perancangan desain” jelasnya.

Nusa Penida Festival (NPF) 2019 diharapkan bisa menjadi magnet bagi wisatawan untuk lebih mengeksplore Bali.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News