Sudah 6 Senjata Organik Brimob Dirampas OTK

Polisi Terus Buru OTK dan Kelompok Bersenjata di Papua

Sudah 6 Senjata Organik Brimob Dirampas OTK
Sudah 6 Senjata Organik Brimob Dirampas OTK
JAYAPURA- Polisi masih terus memburu pelaku penembakan terhadap anggota Brimob Polda Papua Briptu Sahrul Mahulau, 23 tahun. Harian Cenderawasih Pos (Cepos) melaporkan, saat ini polisi masih mencurigai empat pelaku yang diduga melalukan penembakan sekaligus perampasan senjata organik milik Brimob itu.

"Kami masih terus memburu para pelaku penembakan itu," tegas Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Kombes Pol Agus Rianto kepada wartawan, di Mapolda Papua. Selain menangkap pelaku, Kombes Agus juga berjanji untuk mendapatkan kembali senjata api SS1, senjata organik Brimob yang dirampas pelaku.

Korban, Briptu Sahrul ditembak orang tak dikenal(OTK) Senin malam lalu, waktu setempat. Selain melukai korban, OTK juga merampas senjata api yang dibawa Sahrul. "Ini merupakan senjata ke enam di kawasan Puncak Jaya yang dirampas OTK maupun kelompok bersenjata," kata Kombes Agus menjelaskan.

Sejauh ini polisi memang belum berhasil menemukan jejak pelaku. Untuk pengusutan lebih lanjut, Polisi baru berhasil mendapatkan saksi yang bisa dimintai keterangannya. "Sudah ada tiga saksi yang kami periksa," kata Agus.

JAYAPURA- Polisi masih terus memburu pelaku penembakan terhadap anggota Brimob Polda Papua Briptu Sahrul Mahulau, 23 tahun. Harian Cenderawasih Pos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News