Sukarelawan Ganjar-Mahfud NTB Ajarkan Masyarakat Cara Membuat Dedolet

Sukarelawan Ganjar-Mahfud NTB Ajarkan Masyarakat Cara Membuat Dedolet
Pelatihan pembuatan dedolet yang diadakan Srikandi Ganjar-Mahfuf NTB. Dok: sukarelawan Ganjar.

Waktu produksi dedolet juga lebih singkat yakni hanya sekitar lima jam jika dibandingkan gula aren batok delapan jam. Dedolet ini juga memiliki daya tahan yang cukup lama bahkan sampai satu tahun jika tidak terkena sinar matahari.

Dedolet mengandung lebih banyak nutrisi daripada gula putih yang sering dikonsumsi. Gula aren cair ini juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada gula putih, sehingga dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil.

"(Potensinya) sangat-sangat besar sebenarnya. Dedolet ini kan orang biasa taunya gula aren, yang disini kan gula aren yang cuman padat, tetapi sebenarnya gula cair ini lebih sehat sih daripada gula aren itu, kecil sekali tingkat gula nya biar orang walaupun mengonsumsi banyak tidak menimbulkan diabetes," kata Eka.

Nur Ismi (29) salah satu warga Desa Kekait mengaku tercerahkan setelah mengikuti kegiatan ini. Pelatihan pembuatan olahan air nira menjadi dedolet ini memotivasi dirinya untuk lebih kreatif dan inovatif memaksimalkan potensi lokal.

"Masih belum banyak (yang membuat dedolet) karena kan mereka baru tau, baru ada acara yang seperti ini. Kan kebanyakan orang-orang ini buat gula merah batang sama buat gula balok yang besar bahasa sini tuh cakep," kata Ismi. (cuy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Sukarelawan Ganjar-Mahfud NTB mengadakan pelatihan cara membuat dedolet bersama warga di Lombok Tengah.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News