Sumiarsih-Sugeng Ditembak Bersama

Pakai Baju Serbaputih, Eksekusi Pukul 00.16

Sumiarsih-Sugeng Ditembak Bersama
Mobil petugas yang membawa Sumiarsih menuju lokasi eksekusi mati. Foto: JP
Setelah merasa aman, lima orang tersebut menghabisi Purwanto. Mereka memukul Purwanto dengan alu di bagian belakang kepalanya. Perwira Marinir itu dikabarkan sempat melawan. Sebab, ditemukan memar di beberapa bagian di tubuhnya. Selain itu, tulang iga Purwanto patah.

Tubuh tanpa nyawa Purwanto dibawa ke garasi. Mendengar keributan itu, Bismoko dan Budi Prasetya pun menuju garasi. Di sana mereka dipukul oleh Adi Saputra. Ternyata, mereka malah berlarian sambil berteriak. Salah satu di antara mereka kemudian ditangkap dan dipukul oleh Sugeng.

Sunarsih mendengar keributan itu. Bersama Sumaryatun, keponakan Purwanto, dia masuk garasi. Di belakang mereka, Prayit dan Sumiarsih sudah berjaga-jaga. Selanjutnya, Adi dan Sugeng menyambut Sunarsih. Mereka berdua mencekik Sunarsih dengan alu. Sementara, Daim kebagian membunuh Sumaryatun. Lengkap sudah. Lima orang tersebut tewas seketika. Lima orang itu pun menyeret lima tubuh tak bernyawa ke garasi. Mereka memasukannya ke mobil Daihatsu Taft milik korban.

Dari rumah, mobil berisi mayat itu dibawa dua orang (Adi dan Sugeng) ke daerah Songgoriti, Batu. Mobil dan lima jenazah dibuang seakan-akan korban kecelakaan. Malam harinya, ketika kabar kecelakaan tersebut menyebar, Prayit menyiapkan skenario lain.

Sebelum mayat dibawa ke rumah duka, Prayit mempersiapkan rumah Purwanto. Dia membersihkan, menata kursi, dan menyuruh orang-orang untuk mengganti lampu neon.

Anak pertama Purwanto, Haryo Abriyanto, pun datang. Dia tampak terpukul dengan kejadian itu. Prayit sebagai kerabat dekat keluarga itu ikut menenangkannya. Prayit-lah orang pertama yang membuka peti mati para korban. Bahkan, dia masih bisa merekam gambar kedatangan jenazah itu dengan kamera video. (jp)

SURABAYA - Sumiarsih dan Sugeng, terpidana mati kasus pembunuhan keluarga Letkol (Mar) Purwanto pada 1988, akhirnya dieksekusi Jumat malam (18/7).


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News