JPNN.com

Sunawi Sendirian, Rindu Putri Kesayangan Ingin Pulang ke Semarang

Selasa, 22 Januari 2019 – 00:05 WIB Sunawi Sendirian, Rindu Putri Kesayangan Ingin Pulang ke Semarang - JPNN.com

jpnn.com - Sunawi, pria yang usianya sudah 76 tahun itu, tinggal sendirian di sebuah kontrakan kayu di Jalan Murjani, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, kalteng. Istrinya pergi entah ke mana. Penyakit yang telah lama menggerogotinya, melengkapi penderitaannya.

DANANG RISTIANTORO, Palangka Raya

AWAN hitam menghiasi langkit Palangka Raya, Jumat pagi (18/1). Meski cuaca yang kurang bersahabat, tak menyurutkan niat wartawan Kalteng Post (Jawa Pos Group) untuk berangkat menuju rumah Sunawi di Jalan Murjani. Tak berapa lama, rintik hujan mulai membasahi jalan.

Perjalanan melewati gang yang cukup sempit. Hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan. Tampak rumah yang terbuat dari kayu berderet. Di sebuah kontrakan itulah kakek Sunawi tinggal.

Tatkala tiba, sudah banyak orang yang berkerumun. Mereka adalah pegawai Dinas Kesehatan (Diskes) Palangka Raya, petugas dari Puskesmas Pahandut, tim relawan ERP, HCP, dan Komunitas Onthel. Bukanlah suatu kebetulan berkumpul, akan tetapi dikarenakan rasa prihatin yang sama akan kondisi sang kakek, Sunawi.

Penulis dan beberapa petugas kesehatan masuk ke dalam rumah. Tatapan mata langsung menelusuri seisi ruangan itu. Mengamati kondisi hunian sang kakek. Dinding kontrakan hanya ditempel menggunakan plastik dan spanduk bekas. Di ruangan yang tak begitu luas itu, terdapat kursi roda.

Ada pula tongkat penyangga tubuh. Selain itu, ada peralatan masak, persis di samping kasur tempatnya beristirahat. Ada satu meja makan, tampak seadanya.

Pak Sunawi tampak berbaring dalam posisi miring. Kondisinya lemah. Hanya berselimutkan kain sarung. Berbagai macam obat tepat berada di samping bantal. Di sana terlihat ada sebuah foto. Ya, foto putrinya. Foto tersebut selalu diletakkannya di sebelah kiri bantal tidurnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...