Survei: Jabar Masih Milik Prabowo

Survei: Jabar Masih Milik Prabowo
Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Foto: Biro Setpres

jpnn.com, JAKARTA - Upaya Presiden Joko Widodo merebut hati warga Jawa Barat tampaknya belum berbuah manis. Seperti empat tahun lalu, mayoritas di provinsi terpadat itu memilih Prabowo Subianto.

Demikian hasil survei elektabilitas terbaru yang dilakukan oleh Survey & Polling Indonesia (SPIN).

"Jika terjadi ‘dejavu Pilpres 2014’ di 2019 alias remacth head to head el classico antara Prabowo vs Jokowi, maka Prabowo Subianto juga masih memimpin perolehan suara di Jawa Barat," kata Direktur SPIN Igor Dirgantara, di Jakarta, Rabu (13/6).

Igor menjelaskan, Prabowo Subianto memimpin suara di Jawa Barat dengan perolehan 45,3 persen. Sedangkan Jokowi mendapat 40,9 persen, sementara 13,8 persen menjawab tidak tahu atau belum menentukan pilihan.

Menurut Igor, saat responden ditanya jika Pilpres 2019 di gelar hari ini, maka Prabowo mendapat 37,1 persen suara, Jokowi 30,5 persen, Gatot Nurmantyo 4,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,3 persen, Anies Baswedan 2,1 persen, Hary Tanoesoedibjo 1,9 persen, Amien Rais 1,1 persen, Rizal Ramli 0,7 persen, dan yang menjawab tidak tahu sebesar 19,1 persen.

"Tidak ada pergeseran di Provinsi Jawa Barat. Tanah Pasundan itu tetap akan menjadi lumbung suara bagi Prabowo, saat maju kembali melawan incumben Presiden Jokowi di Pilpres 2019," kata Dosen Universitas Jayabaya itu.

Igor menambahkan, kemenangan Prabowo atas Jokowi juga terjadi saat Pilpres 2014 lalu, dengan perolehan suara 14.167.381 (59,78%) diatas Jokowi dengan raihan 9.530.315 suara (40,22%).

"Jokowi hanya menang atas Prabowo di Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon. Di sisa kabupaten lainnya Prabowo masih unggul atas Jokowi," pungkas Igor. (dil/jpnn)


Upaya Presiden Joko Widodo merebut hati warga Jawa Barat tampaknya belum berbuah manis. Seperti empat tahun lalu, dia tak mampu mengungguli Prabowo Subianto


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News