Takut Ketahuan, 85 TKI Menceburkan Diri ke Laut

Takut Ketahuan, 85 TKI Menceburkan Diri ke Laut
Takut Ketahuan, 85 TKI Menceburkan Diri ke Laut
"Tadi kami semua dipaksa turun oleh pemilik kapal boat. Untung saat itu kondisi air laut lagi surut. Sehingga kami dan kawan semua meskipun tak bisa renang, bisa selamat semua," ujar Rohmat, TKI asal Jember Jawa Timur.

Semua TKI mengaku dimintai uang oleh tekong yang memberangkatkan yang jumlahnya berbeda-beda untuk mengantarkan kepulangannya ke Batam. Ada yang dimintai 350 ringgit, bahkan ada yang dimintai 800 ringgit Malaysia per orang.

"Sebelum berangkat dari Johor, kami semua terpecah jadi tiga yaitu di pelabuhan Keylang, Tiram, serta Johor tempat keberangkatan. Semua dijemput dan berkumpul di pelabuhan Johor," ujar Heru, TKI asal Sumenep.

Mayoritas para TKI yang tertangkap ini berniat pulang  agar bisa lebaran dikampungnya. "Nggak lagi lah bang aku mau balik ke Malaysia lagi. Kapok, orang-orangnya tegaan dan kejam. Cari kerja sedapatnya aja dikampung, meski hasilnya tak seberapa tapi tak was-was seperti di Malaysia," ujar Aisyah, TKW asal Pasuruan Jawa Timur yang dalam kejadian ini satu kapal dengan suami dan anaknya yang masih tiga tahun.

BATAM- Patroli Angkatan Laut Batam menemukan 85 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Johor Malaysia di perairan dekat pantai Nongsa Batam, Rabu (27/7)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News