Tambah ATM dan Kantor, BCA Siapkan Rp 1 Triliun

Jumlah Nasabah Tembus 10 Juta

Tambah ATM dan Kantor, BCA Siapkan Rp 1 Triliun
Tambah ATM dan Kantor, BCA Siapkan Rp 1 Triliun
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyiapkan belanja modal (capital expenditure) Rp 800 miliar hingga Rp 1 triliun untuk menambah kantor cabang, ATM, dan memperkuat layanan IT (information technology). Maklum, nasabah BCA saat ini telah mencapai 10 juta orang.

"Kapasitas harus terus ditambah karena layanan harus tetap optimal, seperti ATM kita itu setiap bulan melayani 15 ribu transaksi per mesin. Meskipun nggak 24 jam, tapi ramai di working hours, atau saat-saat tertentu. Kalau dibagi rata-rata itu setiap mesin itu terpakai setiap menit," ujar Direktur Utama Bank BCA Jahja Setiadmadja saat berkunjung ke redaksi Jawa Pos biro Jakarta, Jumat (20/4). Saat ini BCA memiliki sekitar 8.500 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain menambah mesin ATM, BCA juga akan terus menambah jumlah mesin setoran tunai yang jumlahnya saat ini baru ratusan. Jahja menyebut, penambahan mesin setoran tunai tidak bisa dilaksanakan secara besar-besaran karena selain biayanya besar juga masih menghadapi kendala teknis. "Mesin seoran tunai itu harus dipasangi alat pelacak uang palsu, beda dengan ATM biasa. Itu juga lebih sensitif karena ngelipat sedikit ditolak," ungkapnya."

Jahja berdalih mengurusi jutaan tabungan nasabah biayanya besar. Sebab pihaknya harus membeli banyak ATM, membayar biaya sewa tempat, menggaji ribuan teknisi, dan membayar asuransi pengiriman uang dari bank ke ATM. "Bank yang punya banyak tabungan pasti banyak mutasi. Mereka harus menyiapkan sistim yang kuat. Lebih ringan mengurusi deposito. Mengurusi tabungan itu sebenarnya zero (tanpa hasil) tapi wajib," sebutnya.

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyiapkan belanja modal (capital expenditure) Rp 800 miliar hingga Rp 1 triliun untuk menambah kantor

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News