Tangis Haru untuk Dokter dan Bidan yang Tewas Diterjang Kereta

Tangis Haru untuk Dokter dan Bidan yang Tewas Diterjang Kereta
Ilustrasi. FOTO: dok/jawapos group

Di lingkungan kantor, kolega mengenal Yuyun sebagai orang yang pemurah. Jiwa kemanusiaan yang tinggi itu pula yang mendasari dia mengadopsi dua anak empat tahun lalu. Yakni, Luthfiah Dwi Imarta Putri, 10, dan M. Fajri Ilyas, 12. Dua bocah tersebut berasal dari Palembang. Dengan demikian, rumah keluarga di Jalan Mutiara 1 No 3, Kotabaru, Driyorejo, Gresik, itu dihuni enam orang. 

Tak disangka-sangka, orang-orang baik tersebut ditakdirkan meninggal dengan tragis. Sekitar pukul 19.00 waktu setempat, dr Hari sekeluarga berniat melayat ke kerabatnya di daerah Delta Sari, Sidoarjo. 

Namun, Hari bersama istri dan empat anaknya menjemput adik kandung Yuyun terlebih dulu di Perum Griya Taman Asri, Sepanjang. Mereka pun menuju kawasan Delta Sari dan kembali pada pukul 21.00. Setelahitu, keluargaHaribertolak ke Gresik. Ketika melewati lintasan kereta api Desa Gilang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, tanpa peringatan sebelumnya, mobil itu diterjang KA. (jos/c11/fat) 

 


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News