Senin, 25 September 2017 – 23:49 WIB

Tarif Supermahal di Toilet Venezia

Selasa, 10 Februari 2009 – 07:56 WIB
Tarif Supermahal di Toilet Venezia - JPNN.COM

VENEZIA - Kalau mau jalan-jalan menyusuri Venezia, Italia, sebaiknya kosongkan dulu kantong kemih. Ini kalau Anda ingin berhemat. Pasalnya, ongkos masuk toilet umum di kota yang terkenal dengan wisata gondolanya itu sampai 3 euro (Rp 45 ribu). Tarif ini resmi. Kebijakan baru tersebut mulai diterapkan 1 Februari lalu, saat turis ramai berdatangan karena libur musim panas.

Radio Nederland melaporkan untuk Jawa Pos, ada cara kalau ingin pipis dengan biaya lebih murah. Booking atau pesan saja lewat internet sehari sebelumnya. Dengan begitu, Anda bisa dapat korting 30 persen. Jadi, cuma 2 euro atau sekitar Rp 30 ribu sekali cuurrrr.

Tapi, ada sedikit kendala. Kalau booking lewat internet harus menentukan waktunya, dari menit berapa sampai berapa hendak menggunakan WC umum.

Supaya para wisatawan tidak kaget, bapak dan ibu di Pemda Venezia juga membuat pengecualian. Korting 50 persen untuk yang pipis di toilet umum di luar musim liburan.

Pengecualian juga berlaku buat penduduk lokal. Warga ber-KTP Venezia, kalau pipis, mendapatkan diskon. Hanya dikenai tarif 25 sen euro (sekitar Rp 3.500).

Ada pula paket hemat lain bagi Anda yang berencana liburan sampai seminggu di Venezia dan sering menggunakan toilet umum. Sebaiknya beli saja kartu langganan ''WC Card''. Harganya 7 euro di musim sepi turis dan 9 euro di musim liburan. ''Piss-Card'' itu berlaku seminggu dan maksimal sepuluh kali pakai.

Wali Kota Venezia Massimo Cacciari menyadari bahwa kebijakan itu tidak menyenangkan. ''Tapi, kota kami benar-benar butuh dana untuk pemeliharaan monumen dan gedung bersejarah, serta butuh biaya untuk mengeruk kanal yang mulai dangkal,'' kilah Cacciari yang berambut dan berjenggot lebat itu.

Tarif mahal WC umum tersebut bukan tanpa risiko. Mereka yang benar-benar sedang kebelet tapi tidak ada uang kecil atau memang sedang bokek, bisa saja buang hajat kecil di emperan gedung bersejarah, di gang-gang, atau di kanal. Dijamin menambah polusi. Lantas, bagaimana mereka yang sedang beser ya ...? (hep/ami)
SHARES
TAGS  
loading...
loading...
Masukkan komentarmu disini