TB Hasanuddin Minta Puluhan Prajurit TNI Penyerang Polres Tarakan Dihukum Berat
jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin buka suara terkait prajurit TNI yang diduga terlibat dalam penyerangan Markas Polres Tarakan, Kalimantan Utara pada Senin (24/2) malam.
Ia meminta Panglima Kodam VI/Mulawarman segera memberikan hukuman berat terhadap para pelaku.
"Kami mengecam penyerangan yang dilakukan puluhan oknum prajurit TNI tersebut," kata Hasanuddin di Jakarta, Rabu.
Dia pun meminta kepada Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman untuk mengambil tindakan keras kepada prajurit yang terlibat dalam serangan tersebut, termasuk kepada atasannya.
"Kalau perlu beri hukuman keras dua tingkat ke atas, beri tindakan kepada para Komandan Peleton, dan Komandan Kompi-nya,” kata purnawirawan Mayor Jenderal TNI tersebut.
Selain itu, anggota komisi yang membidangi urusan pertahanan dan luar negeri tersebut meminta para prajurit TNI agar melakukan sosialisasi dengan para aparat keamanan setempat.
"Kemudian setiap satuan supaya mengadakan sosialisasi dan silaturahmi dengan pasukan-pasukan tetangga lain termasuk TNI dan Polri," kata dia.
Sebelumnya, Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Rudy Rachmat Nugraha menyatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah prajurit yang diduga terlibat insiden penyerangan Markas Kepolisian Resor Tarakan, Kalimantan Utara.
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin buka suara terkait prajurit TNI yang diduga terlibat dalam penyerangan Markas Polres Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (24/
- Masyarakat Sipil Suarakan Urgensi Reformasi Peradilan Militer di Tengah Kasus Andrie Yunus
- Kabar 8 WNI Gabung Tentara Rusia, Legislator: Ini Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah
- Budi Arie Singgung Percepatan Pemilu Sebelum 2029, Kang TB: Hati-Hati
- Prabowo Bakal Kirim 1.200 Prajurit TNI dan Helikopter ke Kalimantan
- Koops TNI Habema Amankan Senjata yang Diduga Milik OPM
- Jenderal Purnawirawan TNI Minta Polisi Usut Tuntas Temuan Senpi & Narkoba di Sekolah
JPNN.com




