Telaten dengan Mesin Buatan Belanda

Telaten dengan Mesin Buatan Belanda
MESIN - Pemilik Kopi Aroma, Widyapratama Tanara, saat difoto di pabrik sekaligus toko kopinya, di kawasan Jalan Banceuy, Bandung. Foto: Hendra Eka/Jawa Pos.
Bisnis kopi digeluti Widyapratama sejak 1971. Dia mewarisi usaha itu dari orang tuanya. Yang menarik, dia sangat telaten merawat mesin di pabrik pengolah kopi peninggalan orang tuanya yang eksis sejak 1930 sampai sekarang.

JIKA
Anda penggemar kopi dan berada di Bandung, tak ada salahnya mampir ke gerai Kopi Aroma di Jalan Banceuy. Gerai itu tak pernah sepi pembeli, mulai pagi hingga menjelang sore.

Pembeli yang datang pun tak hanya warga setempat. Warga dari kota lain tak sedikit jumlahnya. Termasuk sejumlah warga asing.

Dari segi tampilan, Kopi Aroma mungkin tidak semenarik kopi-kopi produk perusahaan multinasional. Namun, justru kesederhanaan tampilan, dengan tulisan yang menggunakan bahasa Belanda dan Melayu kuno di bungkusnya, menjadi daya tarik tersendiri.

Bisnis kopi digeluti Widyapratama sejak 1971. Dia mewarisi usaha itu dari orang tuanya. Yang menarik, dia sangat telaten merawat mesin di pabrik

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News