Teras Narang Sebut RUU Sisdiknas Menjadi Kabar Gembira bagi Guru
jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPD RI Agustin Teras Narang mengatakan substansi kesejahteraan guru yang tecantum dalam Rancangan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang digodok Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendibudristek) dinilai tepat.
“Isi tentang tunjangan guru yang menyangkut kesejahteraannya merupakan kabar bahagia karena mempunyai terobosan baru dan kemudahaan kepada tenaga pendidik memperoleh haknya,” ujar Teras Narang dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (22/9).
Dia pun menyayangkan bila ada pihak-pihak tertentu yang tidak mendukung pasal-pasal mengenai kesejahteraan guru.
Sebab, bisa saja kelompok yang menolak justru bukan ingin melindung hak profesinya serta tidak memahami aspek tujuan pengaturan kesejahteraan guru.
“Malah kiranya aturan tunjangan kesejahteraan guru adalah paling cocok dengan situasi sekarang ini yang akan dilakukan dengan penyesuaian dalam UU Aparatur Sipil Negara (ASN),” ucap Teras Narang.
Teras Narang menyebutkan tidak ada esensi yang diubah mengenai tunjangan profesi guru, bahkan cakupannya malah menjadi lebih luas dan mengimplentasikan pemerataan.
“Tunjangan profesi tetap berlaku kan kepada guru yang telah tersertifikasi. Sedangkan untuk guru yang belum sertifikasi kan akan tetap memperolehnya dari upaya lain sehingga semua mendapatkan hak profesinya dan tidak ada proses berbelit,” kata Teras Narang.
RUU Sisdiknas diketahui mengintegrasikan tiga regulasi yaitu UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, serta UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Anggota DPD RI Agustin Teras Narang mengatakan substansi kesejahteraan guru yang tecantum dalam RUU Sisdiknas jadi kabar gembira untuk guru
- DPD RI Siap Jadi Tuan Rumah Sidang Bersama, GKR Hemas: Momentum Suara Daerah untuk Kebijakan Nasional
- Jabar Kekurangan 4.600 Guru SMA, SMK, dan SLB Negeri, Pemprov Angkat Tangan
- Ketua Komite III DPD RI: Daerah dengan Tingkat Kemiskinan Tertinggi Harus Jadi Prioritas Kebijakan Pendidikan Nasional
- Senator PFM Desak BPK Segera Terbitkan Audit Kerugian Negara, Jangan Hambat Penetapan TSK Korupsi DPR PBD
- Menjelang MPLS Perdana SNT, Mendikdasmen Minta Guru Banyak Belajar
- Ratusan Siswa SDN 026 Bojongloa Bandung Gagal Belajar, Sekolah Disegel Ahli Waris
JPNN.com




