Terima Arahan Pak Luhut, Wamenkes Beberkan Kondisi Puskesmas dan Lab PCR

Terima Arahan Pak Luhut, Wamenkes Beberkan Kondisi Puskesmas dan Lab PCR
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono mengungkapkan kondisi pusat kesehatan masyatakat. Foto/Ilustrasi swab: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono mengungkapkan kondisi pusat kesehatan masyatakat atau puskesmas dan laboraturium untuk melakukan testing, tracing, dan treatment (3T) dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Dante mengakui jika beberapa hal dari puskesmas perlu dievaluasi, terutama dalam pelaksanaan testing.

Menurut dia, banyak puskesmas mampu memberikan pelayanan tes PCR kepada pasien terkonfirmasi.

"Sementara untuk pembukaan lab PCR untuk kabupaten/kota akan coba kami lakukan untuk wilayah Jawa-Bali dahulu,” jelas Wamenkes Dante dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Kamis (29/7).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan terkait data testing, mayoritas kasus kematian terjadi pada pasien yang belum vaksin dan umumnya masih di IGD dengan saturasi yang rendah.

"Itu sudah dipastikan datangnya telat. Makanya pak Menko kami akan ajarin untuk mengenali saturasi ini, jadi bisa menghindari kematian akibat telat dibawa ke rumah sakit,” ucap Menkes Budi.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan meminta agar upaya 3T lebih ditingkatkan.

Bahkan, eks Menteri Polhukam itu meminta testing dilakukan minimal ke lima orang yang memiliki kontak erat dengan penderita Covid-19.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono mengungkapkan kondisi pusat kesehatan masyatakat atau puskesmas dan laboraturium untuk melakukan testing, tracing, dan treatment (3T) dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News