Terima Kasih Arsene, Saatnya Ucapkan Selamat Tinggal

Terima Kasih Arsene, Saatnya Ucapkan Selamat Tinggal
Fans Arsenal meminta Arsene Wenger mundur. Foto: mirror

jpnn.com - LONDON - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger masih santai menyikapi tuntutan mundur dari posisinya, yang kian kencang disuarakan fans The Gunners.

Suporter Arsenal memang sudah kelewat dahaga gelar Premier League. Terakhir mereka pesta juara liga terjadi pada akhir musim kompetisi 2003-2004 (gelar ke-13). Di musim berikutnya, fans Arsenal selalu kecewa.

Musim ini, performa Arsenal pun masih melempem. Meski membukukan kemenangan tandang 1-0 di markas West Bromwich Albion (WBA), Sabtu (29/11) malam, suporter masih belum puas.

Selain suara tuntutan ramai di media sosial, fans juga makin berani dengan membentangkan banner atau spanduk. Seperti yang ada di stadion Hawthorns, markas WBA. Pendukung menyindir Wenger dengan tulisan ARSENE THANKS FOR THE MEMORIES BUT IT'S TIME TO SAY GOODBYE (Arsene, terima kasih untuk kenangan tapi saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal).

"Saya tidak mau mengomentari itu. Setiap orang memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan masa depan. Kita hidup dalam masyarakat yang bebas berpendapat. Tetapi apa yang kita lakukan, adalah di lapangan," ujar Wenger, seperti dikutip dari Mirror, Minggu (30/11). (adk/jpnn)


LONDON - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger masih santai menyikapi tuntutan mundur dari posisinya, yang kian kencang disuarakan fans The Gunners. Suporter


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News