Terkait Impor Gold Casting Bar, Akademisi Metalurgi Bilang Begini

Terkait Impor Gold Casting Bar, Akademisi Metalurgi Bilang Begini
Emas logam mulia. Foto Ricardo/jpnn.com

“Cetakan yang dibuat juga beraneka ragam sesuai dengan berat tertentu. Logam mulia cair tadi akan cepat padat,” katanya.

Namun, jika masyarakat mencari investasi yang dilihat dari keindahannya, cast bar tidak tepat menjadi pilihan. Karena desainnya tidak rumit dan seadanya saja.

Hal ini berbeda dengan proses minted bar, memiliki detail yang rumit, sulit untuk dipalsukan dan memiliki desain yang indah.

“Minted bar prosesnya lebih kompleks dibandingkan dengan cast bar. Lebih mudah diperjualbelikan. Minted bar banyak digunakan oleh pabrik yang terkenal dan lebih populer di dunia jadi bisa menambah investasi. Permintaan minted bar ini juga lebih banyak di dunia jadi lebih mudah dijual,” jelas Deni.

Minted bar ini biasanya kerap kita lihat di butik-butik Antam, disertai embos/logo Antam sebagai tambahannya.

Minted bar ini tersedia dalam beberapa ukuran yakni 0,5 gram, 5 gram, 10 gram dan seterusnya.

Terkait impor emas yang dilakukan Antam, perseroan mengunakannya sebagai bahan baku produk logam mulia.

Antam melakukan impor gold casting bar sebagai bahan baku sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yang nantinya akan dilebur dan diolah kembali menjadi produk hilir emas di pabrik pengolahan dan pemurnian yang dikelola Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia.(chi/jpnn)


Polemik impor emas yang digunakan untuk bahan baku beberapa industri emas, ternyata sudah lumrah dilakukan.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News