Terpilih Lagi Pimpin IMI Sultra, Anton Timbang Fokus Pembangunan Sirkuit Nanga-nanga

Terpilih Lagi Pimpin IMI Sultra, Anton Timbang Fokus Pembangunan Sirkuit Nanga-nanga
Ketua IMI Sultra Anton Timbang saat mengibarkan bendera IMI usai melaksanakan pelantikan pada Rabu (9/2). Foto : La Ode Muh Deden Saputra/JPNN.com

jpnn.com, KENDARI - Anton Timbang resmi nahkodai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga 2025 usai dilantik oleh Ketua Umum IMI Pusat Bambang Soesatyo di salah satu hotel di Kota Kendari, Rabu (9/2).

Anton Timbang menakhodai IMI Sultra untuk periode ketiga dimulai dari 2013-2017, 2017- 2021 dan 2021-2025.

Dalam pelantikan Ketua IMI Sultra itu turut hadir Gubernur Sultra, Ali Mazi, Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra. 

Gubernur Sultra Ali Mazi mengungkapkan dengan pelantikan ini terbangun kekompakan di antara semua pengurus, layaknya sebuah tim kerja berlandaskan semangat kebersamaan dalam mewujudkan visi dan misi organisasi. 

"Menata format dan peningkatan konsolidasi dalam menyikapi dan merespon perkembangan pembangunan olahraga bermotor di daerah ini, yang teraktualisasi secara nyata dalam bentuk program kegiatan pembinaan atlit olahraga bermotor di Sultra," ucap Ali Mazi dalam sambutannya.

Ditempat yang sama, Ketua Umum IMI Pusat Bambang Soesatyo mengungkapkan beberapa manfaat dari adanya komunitas untuk memperkuat persaudaraan dan semangat kebangsaan. 

"Semoga semangat diantara para komunitas makin memperkuat silaturahmi, makin memperkuat rasa memiliki kebangsaan untuk menjaga NKRI dari berbagai gangguan," kata Ketua MPR RI itu.

Sementara itu, Ketua Umum IMI Sultra Anton Timbang mengatakan pada periode ketiganya itu akan memfokuskan untuk membangun sirkuit balap motor di Nanga-nanga, Kota Kendari.

Pembangunan sirkuit Nanga-nanga dimulai sejak 2019 dan saat ini masih membutuhkan anggaran sebesar Rp 30 miliar. 

"Kita berharap tahun 2023 sirkuit di Nanga-nanga sudah bisa digunakan. Sirkuit ini terbaik se-Indonesia timur," jelasnya. (mcr6/jpnn)

 

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

Pembangunan sirkuit balap di Nanga-nanga, Kota Kendari masih membutuhkan Anggaran sekitar 30 miliar


Redaktur : Adil
Reporter : La Ode Muh Deden Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News