Tersangka Korupsi Alquran jadi Penghuni Pertama Rutan Guntur
Jumat, 30 November 2012 – 04:48 WIB

Tersangka Korupsi Alquran jadi Penghuni Pertama Rutan Guntur
JAKARTA - Tersangka korupsi pengadaan Alquran Zulkarnaen Djabar dan tersangka suap hakim Heru Kisbandono akan menjadi penghuni pertama rumah tahanan (rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di instalasi tahanan militer Guntur, Jakarta. Mereka dipindahkan karena tengah ada renovasi di sel rutan yang ia tempati di Gedung KPK.
"Ada dua yang akan dipindah. Dua tahanan itu adalah tersangka ZD (Zulkarnaen Djabar) dan HK (Heru Kisbandono)," kata Juru Bicara KPK Johan Budi S.P di kantornya, Kamis (29/11).
Menurut Johan, ada sebagian sel di rutan KPK yang tengah diperbaiki. "Kita lihat ada kebocoran, rembesan air. Jadi ini alasan pemindahan yang akan dilakukan KPK terhadap dua tahanan yang sedang dalam penyidikan," kata Johan.
Johan memastikan penghuni Rutan Guntur selanjutnya adalah tahanan-tahanan baru. Sejumlah tersangka yang belum ditahan sudah antre untuk menghuni Rutan Guntur. Mereka adalah mantan Kepala Korlantas Mabes Polri Irjen Pol Djoko Susilo, mantan Wakil Kepala Korlantas Brigjen Pol Didik Purnomo, dan Direktur Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto. Ketiganya merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan simulator surat izin mengemudi (SIM).
JAKARTA - Tersangka korupsi pengadaan Alquran Zulkarnaen Djabar dan tersangka suap hakim Heru Kisbandono akan menjadi penghuni pertama rumah tahanan
BERITA TERKAIT
- Resmikan Masjid Jakarta Garden City, Gubernur Pramono Berpesan Begini
- Kepala BKN Sebut 1.967 CPNS 2024 yang Mundur Aslinya Tidak Lulus
- BSMI Peringatkan Dunia Internasional, Jalur Gaza Masih Belum Aman
- Kemenag Dorong Transformasi Ekonomi Pesantren Melalui Inkubasi Wakaf Produktif
- Adinkes Dorong Pemanfaatan Dana Desa untuk Penuntasan Stunting
- Biaya Haji Indonesia Lebih Mahal dari Malaysia