Terungkap! 4 Alasan Traveler Makin Pede Naik Pesawat di Tengah Pandemi

Terungkap! 4 Alasan Traveler Makin Pede Naik Pesawat di Tengah Pandemi
Ilustrasi - Frekuensi penerbangan di Bandara Soekarno - Hatta mengalami peningkatan. Foto: Dok. Angkasa Pura II

1. 51 persen responden paham dan 49 persen responden sangat paham terhadap protokol kesehatan.

Tingkat pemahaman traveler terhadap protokol kesehatan cukup tinggi sehingga membuat aktivitas di bandara berjalan lancar dan operasional penerbangan tidak terganggu.

Tingginya pemahaman terkait dengan protokol kesehatan tidak lepas dari Safe Travel Campaign yang dicanangkan PT Angkasa Pura II dan stakeholder lainnya.

“Bandara Soekarno-Hatta memberlakukan protokol kesehatan di tengah pandemi pada saat keberangkatan dan kedatangan penumpang. Dengan memahami protokol, maka penumpang mempersiapkan segala sesuatunya sebelum melakukan perjalanan,” jelas Muhammad Awaluddin.

2. 67 persen responden nyaman dan 26 persen sangat nyaman dengan layanan dan fasilitas di bandara.

Di tengah pandemi, pengembangan layanan dan fasilitas Bandara Soekarno-Hatta fokus pada 5 inisiatif yaitu physical distancing, health screening, touchless processing, facility cleanliness & sanitizing, dan people protection.

Hal ini membuat 67 persen responden nyaman dan 26 persen sangat nyaman dengan layanan serta fasilitas di bandara. Sementara itu, ada 1 persen responden yang masih merasa sangat tidak nyaman dan 6 persen tidak nyaman.

“5 Inisiatif dalam mendukung aspek kesehatan dijalankan secara konsisten, termasuk. Kami akan meningkatkan upaya-upaya ini secara berkelanjutan,” kata Muhammad Awaluddin.

Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta perlahan kembali pulih di masa adaptasi kebiasaan baru, di mana optimalisasi slot time penerbangan telah mencapai berkisar 40 persen hingga 45 persen.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News