Terungkap, Inilah Penyebab Kematian Anak yang Ditemukan di Pinggiran Sungai Cimanuk

Terungkap, Inilah Penyebab Kematian Anak yang Ditemukan di Pinggiran Sungai Cimanuk
Polisi menunjukkan barang bukti kasus penemuan seorang anak yang tewas di pinggir Sungai Cimanuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (6/11/2023). Foto: ANTARA/Feri Purnama

jpnn.com, GARUT - Polisi berhasil mengungkap penyebab kematian seorang anak yang ditemukan di pinggiran Sungai Cimanuk, Garut, Jawa Barat.

Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky mengungkap korban meninggal setelah dianiaya teman korban sendiri dengan senjata tajam.

"Pelakunya sudah diamankan, sedang menjalani proses hukum," kata saat jumpa pers pengungkapan kasus penemuan jasad seorang anak di Garut, Senin.

Ia menuturkan, korban merupakan pelajar usia 13 tahun yang jasadnya ditemukan di Sungai Cimanuk, Kampung Babakan Serang, Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Jumat (3/11).

Kepolisian, kata dia, melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan seorang anak tersebut yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak sepekan lalu sebelum korban ditemukan sudah meninggal dunia.

Ia menyampaikan hasil penyelidikan diketahui korban meninggal dunia karena dianiaya dengan bukti adanya luka seperti sayatan pada bagian leher dan tangan.

Hasil penyelidikan, kata Kapolres, diketahui yang melakukannya yakni teman sendiri masih di bawah umur karena tidak senang dan sakit hati terhadap korban saat bermain bola voli.

"Dia tidak terima, karena saat main voli sering mengenai wajah atau kepala," katanya.

Polisi berhasil mengungkap penyebab kematian seorang anak yang ditemukan di pinggiran Sungai Cimanuk, Garut, Jawa Barat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News