Tesla Dekat Rumah

Oleh: Dahlan Iskan

Tesla Dekat Rumah
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Akhirnya polisi sepakat dengan Tesla: kecelakaan itu tidak ada hubungannya dengan autopilot.

Itu berarti polisi Texas harus meralat keterangan awalnya. Yang begitu pasti: tidak ada pengemudi ketika kecelakaan itu terjadi –tanggal 17 April lalu. Menjelang tengah malam. Jam 23.25.

Pertanyaan yang tersisa: kenapa mayat dokter William Varner ditemukan terduduk di kursi belakang. Sedang temannya, Everette Talbot, tetap di kursi depan, sebelah kanan.

Baca Juga:

Polisi memang tidak sepenuhnya salah. Waktu dilakukan pemeriksaan di lokasi, benar-benar ditemukan tidak ada orang (mayat) di kursi pengemudi. Hanya saja menyimpulkan bahwa kecelakaan ini akibat autopilot terlalu buru-buru.

Mungkin, begitu melihat Tesla, imajinasi polisi langsung ke autopilot. Kesan bahwa Tesla itu mobil yang bisa berjalan sendiri rupanya begitu kuat.

Di tulisan pertama dulu, saya juga menyimpulkan bahwa kecelakaan itu tidak jauh dari rumahnya. Kecepatan mobil itu mestinya juga tidak tinggi.

Baca Juga:

Itu setelah saya melihat peta di Google. Saya cari lokasi kecelakaan itu. Saya lihat kecelakaan itu terjadi di jalan kuldesak (buntu). Juga dekat jalan melengkung.

Hanya saja, waktu itu, saya tidak tahu persis di mana posisi rumah dokter William. Barulah kemarin ada keterangan jelas: rumah William hanya sekitar 150 meter dari lokasi kecelakaan.

Ia kaya raya –orang tuanya. Nilai denda tidak ada artinya. Pun kalau Tesla harus disita, bisa beli Tesla yang lain.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News