Tiap Hari 300 Pasien jadi Penghuni Rumah Sakit Jiwa

Tiap Hari 300 Pasien jadi Penghuni Rumah Sakit Jiwa
Ilustrasi depresi. Foto: AFP

Para remaja itu terabaikan. Orang tua dan keluarganya tidak harmonis. Akibatnya, identitas mereka kacau-balau. Tidak ada panutan yang jelas.

Memang mereka sudah mendapat perawatan yang baik di RSJ. Tapi, orang yang pernah mengidap skizofrenia tidak bisa lepas dari obat-obatan.

Periode dua tahun pertama menjadi penentu seberapa besar kemungkinan kambuh bisa terjadi.

"Untuk orang yang rutin minum obat selama dua tahun dan melakukan kontrol, kemungkinan kambuhnya lebih kecil," papar Hendro.

Sayangnya, kesadaran pasien maupun keluarga belum terlalu baik. Banyak yang merasa mereka sudah sembuh sehingga tidak perlu lagi minum obat.

Akibatnya, persentase kekambuhan meningkat. Kehidupan penderita kembali terganggu. (dwi/c6/roz/jpnn)

Fasilitas kartu Indonesia sehat juga berperan meningkatkan jumlah pasien gangguan jiwa yang berobat.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News