Tim Serap Gabah Targetkan Tuban Jadi Proyek Percontohan

Tim Serap Gabah Targetkan Tuban Jadi Proyek Percontohan
Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Tuban Murtadji bersama Aster Kasad Mayjen TNI Supartodi, Wabup Tuban Noor Nahar Hussein, dan stakeholders pada acara panen raya di Kecamatan Soko, Tuban, Kamis (8/2). Foto: Humas Kementan

Besarnya surplus padi menjadi alasan Pemkab Tuban menolak impor beras. “Dikhawatirkan akan mengakibatkan kebingungan petani dan dapat menyebabkan harga jual gabah dan beras milik petani mengalami penurunan,” tegasnya.

Hussein menambahkan, Dinas Pertanian dan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban akan terus mengawal transaksi jual beli gabah di sawah. “Kami setiap harinya akan mendata berapa jumlah gabah yang terjual dan besaran uang yang diterima petani,” terang dia.(mg1/jpnn)

 


Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein mengatakan, produksi padi di daerahnya pada 2017 mencapai 627.774 ton. Jika dikonversi ke beras menjadi 395.122 ton.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News