Tjahjo Kumolo: Daerah Bandel Soal Duit Ini

Tjahjo Kumolo: Daerah Bandel Soal Duit Ini
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengakui, masih terdapat sejumlah daerah yang belum juga mencairkan anggaran penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada), termin ketiga.

"Memang kami akui, beberapa daerah agak bandel. Termin ketiga pencairan keuangan agak tersendat," ujar Tjahjo, Selasa (1/12).

Menurut Tjahjo, pencairan termin ketiga sedianya akan digunakan untuk membayar honor dan uang makan saksi yang akan melakukan pengawasan di tempat pemungutan suara (TPS), 9 Desember mendatang. 

Karena itu agar pilkada tidak terkendala, Tjahjo mengaku pihaknya telah memanggil pimpinan daerah yang belum menggelontorkan anggaran pilkada termin ketiga.

"Kemarin sudah kami panggil, anggarannya ada sudah tanda tangan  MoU (memorandum of Understanding), sudah tanda tangan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah,red) kok telat. Mereka janji 1-2 hari sudah cair sehingga masalah anggaran cukup tercukupi,‎" ujar Tjahjo.

Selain masalah anggaran, Pemerintah Daerah, Polri dan TNI kata mantan Sekjen D‎PP PDIP ini, juga akan membantu KPU mendistribusikan surat suara untuk daerah-daerah yang sulit dijangkau. Seperti pulau-pulau terluar dan daerah pegunungan.

"Nanti itu akan dilakukan sampai hari H, membantu mengangkat kotak-kotak suara. Kominfo  juga kami minta supaya tower-tower diaktifkan. Sehingga antara KPU dengan TPS bisa terkoneksi," ujar Tjahjo. (gir/jpnn)


JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengakui, masih terdapat sejumlah daerah yang belum juga mencairkan anggaran penyelenggaraan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News