Tolak Berpasangan dengan Kapolda, Kader Demokrat Dipolisikan

Tolak Berpasangan dengan Kapolda, Kader Demokrat Dipolisikan
Massa Partai Demokrat

“Kemudian pada 25 Desember 2017 kemarin, Pak Syaharie dapat telepon dan diminta bicara langsung dengan kapolda, lalu ditanya apakah dimungkinkan berpasangan bersama? Dijawab tidak mungkin karena sudah ada pasangan,” tutur Hinca.

Sehari setelah telepon itu, tiba-tiba di Bareskrim Polri sudah ada laporan kasus terhadap Syaharie.

Kemudian pada 27 Desember keluar surat panggilan pemeriksaan.

“Karena suasana libur, kami minta tunda, dan Pak Syaharie juga masih kaget. Kemudian 2 Januari kemarin keluar panggilan lagi dan hari ini kami penuhi,” kata Hinca.

Dia mengaku telah mendampingi langsung pemeriksaan di Bareskrim Polri.

Atas hal itulah rapat dadakan atau emergency meeting digelar. Karena kata dia, kasus yang dilaporkan terhadap Syaharie telah lama diputus dengan terpidana berbeda.

“Sedangkan ini sudah 3 Januari, sudah lima hari lagi penetapan. Karena itu kami merasa ketidakadilan dalam Pilkada Kaltim, kami juga ragu karena ada 171 pilkada lainnya,” kata dia. (mg1/jpnn)

 


Kader Demokrat Syaharie Jaang tolak berpasangan dengan Kapolda Irjen Safaruddin di Pilkada Kaltim.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News