Tongkang Pengangkut Batu Bara Hantam Puluhan Rumah di Tapin, Begini Kondisinya

Tongkang Pengangkut Batu Bara Hantam Puluhan Rumah di Tapin, Begini Kondisinya
Kondisi rumah warga seusai dihantam tongkang yang mengangkut batu bara di Desa Kaladan, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Minggu (23/04/2023). Foto: ANTARA/Muhammad Fauzi Fadilah

jpnn.com, TAPIN - Sebuah kapal tongkang yang mengangkut batu bara menghantam puluhan rumah di Desa Kaladan, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Selatan mengatakan masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu.

"Akan kami lakukan investigasi," ujar Kepala Seksi Intelair Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Kompol Irwan kepada Antara di lokasi kejadian, Minggu.

Tindakan itu, kata dia, akan dilakukan setelah selesai penjaringan informasi dari masyarakat terdampak.

"Pastinya kami lakukan proses hukum, pidana kelalaian apa pelayaran," tutur Irwan.

Prioritas saat ini, kata Irwan, pendamping terhadap masyarakat agar nanti mendapatkan hak yang semestinya dari pihak perusahaan.

"Besok pihak perusahaan dari Rimau dan BGM akan melakukan pengecekan ke rumah-rumah warga," ucap Irwan.

Diketahui, dua kapal tongkang yang mengangkut batu bara milik salah satu perusahaan menghantam 35 rumah dan 21 perahu kecil milik warga di Desa Kaladan, Kabupaten Tapin pada Sabtu kemarin.

Sebuah kapal tongkang yang mengangkut batu bara menghantam puluhan rumah di Desa Kaladan, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News