Tradisi Mengantar Orang Berangkat Haji dan Titip Doa

Tradisi Mengantar Orang Berangkat Haji dan Titip Doa
Ilustrasi jemaah haji Indonesia. Foto: Dok. JPNN.com

Bahkan secara khusus dijelaskan dalam kitab Syarh Shahih Al-Bukhari karya Imam Ibnu Bathal, juz 5 halaman 241 bahwa tempat tersebut menjadi tempat para sahabat mengantarkan jamaah haji.

Dinamakan Tsaniatul Wada' karena para sahabat mengantarkan orang yang berhaji dan berperang dan menitipkan kepada mereka (doa).

Maka yang terpenting adalah saat mengantar orang yang berangkat haji adalah menitipkan doa agar kita didoakan di tanah suci.

Terlebih, Makkah dan Madinah merupakan tempat yabg diberkahi dan insyaallah doa yang dipanjatkan di sana juga mustajabah.(jpnn)

Mereka berbondong-bondong rela mengantarkan tetangga atau saudaranya yang hendak berangkat haji.


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Sumber NuOnline

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News